Kriminal Warga Asing Di Kamboja

Kamboja pada tahun lalu hingga tahun 2019 masih melegalkan perjudian www sbobet maupun beragam jenis perjudian lainnya, hingga ketika kebijakan pemerintah menutupnya tingkat kriminal warga asing di Kamboja meningkat pesat. Berbagai warga asing yang telah datangs sejak lama untuk bekerja dalam objek perjudian ini merasa bingung & banyak kehilangan sumber penghasilannya.

Dilangsir dari angka presentase data kedutaan besar dari masing – masing negara disana, Cina & Vietnam merupakan penduduk asing terbesar datang bekerja disana. Meski beberapa sudah kembali kenegara asal, namun sebagian masih berkeliaran dengan ilegal bekerja secara diam – diam.

Kriminal Warga Asing Di Kamboja

Kriminal Warga Asing Di Kamboja

Sejak akhir tahun 2019 banyak pencurian & kasus penculikan terjadi diberbagai tempat hiburan dunia malam, diduga & beberapa telah tertangkap kalau ini dilakukan oleh banyak pendatang dari Cina. Di tempat prostitusi juga beberapa pekerja ilgal menjual barang terlarang ganja dan lain sebagainya.

Seorang warga lokal berinisial Fierra menjadi korban dari pacarnya sendiri yang bekerja di Kamboja benama Temon, dia kalah judi online dan dia memiliki gadis berusia 27 tahun ini ditemukan tewas secara mengerikan. Ketika ditemukan ditempat kejadian tubuh nya sudah termutilasi dengan bagian organ dalam yang sudah tidak lengkap.

Pelaku kejahatan kriminal bernama Temon ini ditangkap setelah seminggu menjadi buronan kepolisian di Kamboja, Phnom Penh 26 Mei 2020. Setelah di introgasi modua dari kasus kriminal pembunuhan sadis nan telah dida lakukan ini, ternyata untuk mencari uang dengan menjual oragan dalam kekasihnya kesebuha rumah sakit swasta disana.

Untuk mempertanggung jawabkan kejahatan yg telah dilakukannya, maka Temon diadili ditanah air Cina. Proses hukum diberlangsungkan di tanah airnya ini dan dihukum pidana kurungan penjara selama 39 tahun, sebab kriminal nan telah dilakukan adalah diluar negerik menjadikan waktu kurungan menjadi semakin lama. Selain itu keluarganya juga harus membayarkan denda sebesar 580 juta.

Kriminal Warga Asing Di Kamboja

Demikianlah kabar berita kejahan dan kriminal nan dapat kami liput serta sampaikan sekarang di dalam artikel terbaru kali ini. Nantikan selalu berbagai kabar terbaik dari kami, sehingga anda semakin update & was – was dari berbahai tindakan kejahatan nan mungkin juga ada disekitar kalian.

HS dan ES Melakukan Perbuatan Terlarang

Selamat datang di halaman website yang menyediakan berita kriminal terkini dan update setiap harinya untuk kalian. Disini saya akan ungkapkan informasi tentang seorang PNS asal Pemkab Kepahiang, Berkulu dan temannya merupakan  Honorer yang melakukan perbuatan terlarang, karena membawa narkoba.

Kapolres Rejang Lebong KABP, yang brnama lengkap Dheny Budhiono saat laksanakan ajang jumpa pers di Markas pada selasa 7 Juli 2020, juga katakana anggota PNS tesebut tetangkap serta memiliki inisial HS umur 38 tahun, yang bertempat dtinggal di Dusun Kutorejo.

Tersangka HS tentunya tak sendirian, ia juga ditangkap bersama dengan kerabat dekatnya yang merupakan sebagai pengawai honorer BPBD di Kabupaten Kapahiang tersebut, memiliki inisial ES umur 30 tahun.

Melakukan Perbuatan Terlarang, Merusak Citra PNS dan Honorer

“Salah satu anggota PNS dan juga seorang Hanore diamankan oleh Polsek Curup, di hari Minggu, 5 Juli 2020, pada jam 16:00 WIB. Pada saat didapatkan sedang melakukan daftar poker online serta transaksi narkoba di daerah Jalan Lintas Curup Lubuklinggau tersebut, lebih kauratnya di Desa Kali Padang itu. Begitu diamankan langsung tes urine dan keduanya positif memakai narkotika”. Kata salah satu petugas Polsek.

Kedua tersangka berikut yang dimanakan saat berkendara sepeda motor tipe Yamaha Xeon yang memiliki plat BD 6426 GG, serta saat diperiksa terdapat sebuah paket sabu berserta alatnya yakni kaca pirex tersebut, yang diduga sebagai alat bantu untuk mengisap sabu.

Penangkapan tersangka pelaku penyalahgunaan narkoba juga dijalankan bersama Satuan Anti Narkoba, itu di harui Senin 6 Juli 2020 mereka melakukan analisa dan menemukan pelaku lain didaerah yang sama, telah mengamankan seorang remaja 18 tahun, berinisial DA.

HS dan ES Melakukan Perbuatan Terlarang

Dari hasil penyeledikan DA tersebut, petugas Polres Rejang Lebong juga menemukan sejumlah barang bukti yang kuat seperti narkoba jenis satu paket kecil sabu sampai dengan ada temukan paketan sedang,3 korek gas, HP dan juga dompet.

Serta dihari yang sama terdapat RP remaja 20 tahun, yang merupakan warga keluarahan Pelabuhan Baru, jam 10:30 WIB tiu terdaoat diwilayah kelurahan Air Bang. Dimana terdapat sejumlah barang bukti, yang diantara lainnya ialah : 3 paket sabu, plastik klip bening, sembilan korek gas, tujuh buah seditan, 1 unit hp dan juga kaca pirex.

Dari setiap tersangka itu kata diungkapkan Kapolres yang dikenakan hukuman pasal 112 ayat 1 UU No.35 tahun 2009, yang bertentangan dengan pidana narkoba yang akan mendapatkan hukumal minimal penjara 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.