Polisi Dipukuli Saat Menangkap Pengguna Narkoba di Jakarta Barat

Berita terbaru di Jakarta Barat bahwa adanya sebuah peritiwa kejadian penangkapan dua orang penaylahgunaan narkoba yang diwarnai dengan berbagai insiden penganiayaan. Di mana adanya salah satu anggota polisi yang terluka usai dipukuli dengan menggunakan stik baseball. Pada Rabu, 12 Agustus 2020 tepatnya di Perumahan Serenia Hills, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, adanya keterangan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru menerangkan bahwa telah terjadi kejadian yang bermula ketika saat salah satu polisi yang mendatangi salah satu rumah di perumahan tersebut.

Anggota polisi tersebut ternyata mendatangi slah satu rumah yang diduga dihuni oleh penyalahgunaan obat narkoba. Saat penggerebekan tersebut, didampingi oleh security. Di mana saat pelaku membuka pintu, salah satu pelaku terkejut karena ia sedang terdapati memainkan game judi online di CERIASLOT, Situs Judi Slot Jackpot Terbesar 2021 hingga saat ia membuka pintu rumah ternyata merupakan salah satu anggota polisi. Pelaku tersebut akhirnya berlari ke atas rumah, sehingga anggota polisi tersebut berinisiatif untuk masuk ke dalam rumah dan mengejar pelaku narkoba tersebut.

Tetapi anggota polisi tersebut telah dihadang oleh M, yang di mana dirinya membela anak dengan menuduh anggota Polres Metro Jakarta Barat sebagai polisi gadungan yang ingin menangkap. M kemudian juga menganiaya salah satu anggota tersebut yang bernama Bripka Naldi ini dengan menggunakan stik baseball hingga menyebabkan adanya sebuah luka memar pada bagian kepalanya. Audie juga telah menuturkan bahwa pada saat itu anggota bertugas dan memperkenalkan diri serta menunjukkan surat tugas penangkapan.

“Pelaku juga telah mencoba mengalihkan perhatian dengan mengaburkan diri upaya pemberantasan narkoba dengan cara mengatakan petugas kami sebagai polisi gadungan. Tidak hanya itu saja, anggota polisi kami juga telah dipukuli oleh stik baseball tersebut,“ ucap dirinya. Kemudian Audie juga mengatakan polisi akhirnya berhasil menguasai situasi tersebut. Di mana dua orang pengedar, yaitu bernama AM yang berusia (31) dan M berusia (49) tahun ini berhasil dibekuk, keduanya ini ternyata merupakan seorang ibu dan anak.

“Kami amankan barang bukti ganja yang dimasukkan ke dalam botol minuman keras,” ucapnya. Sementara itu, Audie juga menerangkan bahwa adanya kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh keluarga pelaku yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. “Kami juga sudah melaporkan penganiayaan ini ke Direktorat Resere Kriminal Umum Polda Metro Jaya,” ucapnya.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona dengan ini melanjutkan dari hasil uji Laboratorium memastikan bahwa barang bukti yang disita dari kediaman pelaku ini tersebut merupakan jenis ganja. Di mana ia telah dinyatakan positif ganja melalui hasil dari laboratorium tersebut. “Hasil lab juga menyatakan positif ganja” ucap dia. Menurut pengakuannya juga barang tersebut dapat ia peroleh dari luar negeri. Ronaldo juga mengaku masih mendalami keterangan para pelaku tersebut.

“Kalau dari keterangan obat ini telah dibeli di luar negeri dan membawanya ke negara Indonesia yang secara hand carry ataupun dengan cara ditenteng. Oleh sebab itu, barang ini saat berada di Indonesia statusnya juga merupakan sebagai barang ilegal yang bertentangan dengan peraturan yang telah berlaku atau ditentukan,” ucap dia.

Di Indonesia pada tahun 2020 ini telah terjadi berbagai jenis macam masalah penyalahgunaan obat terlarang, yaitu Narkoba. Kejadian kriminal yang terjadi di Indonesia selain narkoba juga ada judi Joker123, baik itu pusat kota di Indonesia, yaitu Jakarta telah mencatat cukup banyak kasus kriminalitas perharinya.

Tingkat Kriminalitas Surabaya Meningkat di Tengah Pandemi Corona Virus

Di tengah masa pandemi Covid-19 virus ini yang mana upaya yang harus dilakukan adalah berdiam di rumah. Di Surabaya malah tingkat angka kriminalitasnya meningkat tajam. Bahkan tingkat kriminalitas kota Surabaya merupakan tingkat kriminalitas tertinggi di Provinsi Jawa Timur.

Tingginya angka kriminalitas tersebut terlihat dari hasil Operasi Sikat Semeru pada tahun 2020 yang dilakukan oleh Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya. Operasi targetnya merupakan aksi kriminal seperti judi slot online, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, serta debt collekctor. Hal ini merupakan ungkap kasus terbanyak dijajaran Polda Jatim. Operasi ini dilakukan untuk pemberantasan kejahatan di kota Surabaya jelang Pilwali Surabaya.

Kepala Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, yaitu Komisaris Besar Johnny Eddizon Isir mengatakan meski di tengah hal pandemi Covid-19 ini tidak menyurutkan langkah polisi untuk menjaring pelaku tindak pidana kejahatan kriminal. Tercatat sudah ada 494 kasus dan 381 tersangka yang sudah diringkus oleh Polrestabes Surabaya dan Polsek jajarannya.

“Ini merupakan ungkap kasus terbanyak dijajaran Polda Jatim. Operasi ini merupakan pemberantasan kejahatan di Surabaya jelang Pilwali Surabaya,” ucapnya saat jumpa pers di Mapolrestabes Surabaya, pada Selasa (21-07-2020).

Isir juga telah mengaku dari 494 kasus yang diungkap tersebut, petugas menembak mati 2 pelaku kejahatan di kota Surabaya karena berusaha untuk melawan. Target operasi di tingkat Polrestabes Surabaya ini dengan pencapaian 15 Target Operasi (TO), dan 145 kasus non target operasi.

“Sedangkan untuk polsek, kata Isir tidak ada kasus TO dan ada 334 kasus non TO. Untuk Presentase ungkap untuk Polrestabes 100 Persen,” ucap tuturnya.

Kriminalitas di kota Surabaya ini paling banyak diungkap oleh unit resmob Polrestabes Surabaya. Di mana adanya 81 kasus dan menangkap 72 tersangka. Sedangkan untuk tingkat polsek, terbanyak adalah di wilayah Rungkut sebanyak 25 kasus dengan 19 tersangka.

Untuk Polsek yang paling sedikit ungkap kasus adalah Polsek Dukuh Pakis dengan jumlah kasus sebanyak 9 kasus dan menangkap 6 tersangka 5 tersangka perampokan dengan kekerasan dan 1 tersangka merupakan bandar Slot Online yang merupakan incaran pihak kepolisian sejak lama.

Mantan Kapolsek Karang Pilang itu juga menyebutkan untuk kasus curat dengan modus operandi antara lain merusak, mencongkel dan memanjat rumah korban. Sedangkan untuk curas, modusnya bacok, merampas dengan paksa, mengancam dan memukul. Barang bukti yang diamankan untuk kasus kendaraan bermotor roda empat ada 4 unit dan roda dua ada 101 unit. Untuk peralatan elektronik ada 116 Ponsel, 2 laptop, 2 TV, 2 speaker, 1 kompor gas, 1 bor listrik dan 1 kipas angin. Sedangkan perhiasan terdapat 8 gelang emas, 3 untai kalung.

Polisi juga mengamankan barang bukti kunci palsu dan kunci T 16 kunci T, 13 kunci palsu, 4 kunci pas, 7 buah anak kunci, 2 buah kunci magnet dan kunci L sebanyak 4 buah. Untuk barang bukti lain-lainnya, jelas Isir, ada 396 pakaian, 2 ban mobil, 1 gunting baja, 1 tang, 21 koli vapor, 2 buah obeng, 8 sepatu, 7 rekaman CCTV, bahkan 11 gram sabu-sabu.

Barang bukti penyalahgunaan senpi atau sajam yang diamankan barang bukti antara lain 2 buah senpi, 101 amunisi, 3 bondet, 33 bilah dan 1 softgun. “Kami juga mengamankan barang bukti surat berharga antara lain 8 STNK, 3 SIM,6 ATM, 8 KTP, 2 nota pembelian. Kami juga telah mengamankan sepeda gayung ada 6 unit,” ucapnya.

Tingkat Kriminalitas di India Meningkat Selama Pandemi Corona Virus

Di tengah kasus corona virus yang sedang malanda seluruh bagian negara di dunia ini, tidak hanya terdapat peningkatan pada jumlah positif kasus corona virus saja, melainkan terdapat juga peningkatan pada angka tingkat kriminalitas yang terjadi salah satu negara, yaitu Hindia. Pandemi corona virus ini sungguh membuat resah seluruh warga di berbagai negra tanpa terkecuali, baik dari segi aktivitas dan yang terutama adalah pada segi ekonomi.

Corona virus ini membut ekonomi yang ada di negara India ini babak belur, di mana banyak perusahaan yang ada di negara India memecat banyak staf, serta sektor informal yang tengah mengalami krisis ekonomi. Tidak hanya itu, ada beberapa para ahli juga mengungkapkan bahwa terdapatnya peningkatan baik dari segi pengangguran selama corona virus ini, sehingga mengakibatkan mendorongnya banyak orang melakukan kejahatan di tengah publik ini, terutama kaum muda.

Tengah pandemi corona ini sebagian pemuda dari india memanfaatkan waktu luangnya untuk mencari uang di situs https://sbobetcasino.pro/ yang bisa menghasilkan uang. Mereka berpikir daripada menghabiskan waktu untuk melakukan kejahatan, akan lebih baik mencari uang dari judi online saja.

India sendiri melaporkan bahwa sudah lebih dari 25 ribu orang yang telah meninggal karena penyakit yang berkaitan dengan corona virus ini. Tidak hanya itu, negara India juga telah mencatat infeksi terbanyak ketiga di dunia setelaah Amerika Serikat dan juga Brasil. Pihak berwenang melaporkan bahwa kejahatan duniaa maya ini meningkat sejak dimulainya pandemi corona virus. Di negara bagian Maharashtra ini, polisi juga telah mencatat telah terjadi lebih dari 400 kasus kriminalitas ataau kejahatan yang ada di dunia maya, termasuk juga seperti kejhatan ujaran kebencian yaang ada di dunia maya internet.

Bahkan banyak juga kasus penipuan transfer uang secara online yang juga meningkat. Di mana salah satu seorang pejabat berwenang di negara India ini mengungkapkan “kami telah menemukan bahwa penipu dunia maya membuat sebah situ web palsu di mana mirip dengan situs jasa pengiriman uang untuk mengelabui pelanggan yang tidak menaruh curiga saat bertransaksi online.

Menurut pihak berwenang di negara India ini, penipuan yang terjadi dengan modus transaksi kartu kredit palsu, pemesanan online paket tes corona virus yang seharusnya gratis, serta sampai ke penawaran kerja dari luar negeri yang terdengar sangat menggoda itu juga meningkat.

Penjahat di dunia maya juga telah memanipulasi sejumlah foto perempuan untuk memeras mereka. “Kami telah menerima banyak keluhan, dari memposting gambar cabul hingga ke ancaman online dan juga pemerasan,” kata Akancha Srivastava, saalah satu pakar keamanan siber dan pendiri yayasan perndidikan anak-anak, yaitu Akancha Foundation.

Sikap apa yang sudah dilakukan pemerintah menanggapi hal ini? Sejauh ini, pemerintah negara India memperingatkan warganya tentang beredarnya pesan teks atau email palsu. Di mana seluruh warga juga diminta untuk melaporkan kasus penipuan online, ancaman dunia maya atau pemerasan kepada pihak berwenang.

Kasus kriminalitas terjadi di mana-mana dengan berbagai motif yang beraneka ragam. Di mana kegiatan kriminalitas ini sungguh meresahkan seluruh warga sampai pihak berwajib. Tidak sedikit terjadinya kasus kriminal yang terjadi di India seperti, begal, jambret, pencurian, pembunuhan, kejahatan siber, dan lain sebagainya.

Semua warga tidak hanya di India saja, melainkan seluruh warga negara untuk selalu tetap berhati-hati dari segala modus kejahataan yang dilakukan. Dan semoga pandemi corona virus ini segera berakhir, sehingga tingkat perekonomian di setiap negara yang ada kembali stabil dan normal. Dengan ini, perekonomian dan tingkat pengangguran yang ada dapat teratasi dengan baik.

Aniaya Istri Karena Ikan Asin

Aniaya Istri Karena Ikan Asin – Pada situs meadowlandscc.com ini kalian bisa menemui berbagai macam berita kriminal dari terberat hingga masalah konyol. Sebut saja inisial FK yang menjadi korban dari penganiayaan suami nya sendiri, sebab tidak menyajikan ikan asin dalam menu makan siang yang telah lama diminta. Ketika bangun dari tidur disiang hari, pelaku menjadi sangat marah hidangan yang diinginkannya belum kunjung dimasak oleh sang istri (FK).

Aniaya Istri Karena Ikan Asin

Informasi lebih detail bisa kalian baca pada lanjutan artikel kami dibawah ini!

Aniaya Istri Karena Ikan Asin FK Beri Kesempatan Pada Suaminya

Pelaku merupakan suami sirihnya sendiri, sebelumnya FK sebelumnya telah gagal dalam 2 kali pernikahannya. Pelaku pertama kali bertemu dengan FK disebuah Bar dan mengajak nya menjalin hubungan lebih sah dalam ikatan menikah Sirih. Penjelasan dari wanita tersebut kalau suaminya ini sudah 3 hari mengidam ingin makan ikan asin pakai sambal blacan, disajikan bersamaan dengan terong goreng yang sudah ditanam dibelakang rumah.

Aniaya Istri Karena Ikan Asin

Namun FK mengaku tidak mempunyai uang buat membeli ikan asin ditukang jual sayur yang harganya 15.000 untuk 1/4 kilo. “Suami saya sudah 3 bulan lebih gak kerja, durumahkan karena virus korona” ujar FK menyebabkan mereka tidak mempunyai uang untuk membali ikan asin tersebut. Ketik dibawah ke kantor polisi di Makassar, bagian tubuhnya banyak yang lebam karena dipukuli oleh pelaku selama 1 hari penuh. Kejadian ini diketahui oleh tetangga yg tidak sengaja mendengar suara jeritan dari samping rumahnya.

Padahal jika FK memiliki uang untuk membeli ikan, pasti tidak akan ada kejadian ini. Oleh karena itu, kalau kamu mau menjadi kaya raya maka kamu bisa bermain judi online dengan uang asli. Silahkan klik link alternatif daftar judi online terpercaya dari situs MARKASPOKER. 

Ketika kediaman FK diketuk pada waktu pagi jam 10 tidak ada yang membukakan pintu tersebut, lantas warga menunggu hingga sore hari namun tidak ada seorang pun keluar dari rumah tersebut. Hingga akhirnya masyarakat setempat memutuskan untuk mendobrak pintu belakang, dan ternyata FK telah diikat dikamar dengan tubuh babak belur. Suami nan berusaha buat melarikan diri saat itu langsung ditangkap warga, serta mendapatkan sedikit pukulan dari mereka hingga pingsan. Lalu kedunya sama – sama dibawa ke kantor polisi agar mendapatkan tindakan lebih lanjut.

Begal Pengendara Motor Dekat Kantor Polisi

Sangat disarankan untuk para warga untuk menghindari berkendara di jalanan yang sepi, apalagi pada malam hari. Tentunya bisa jadi sasaran empuk para begal, yang nekad dan siap menyerang apabila ada kesempatan yang tepat.

Ini bisa diambil contoh dari seorang pengendara yang dibegal di dekat kantor polisi, dirampok pada daerah Palembang, Sumatera Selatan, tepatnya tanggal12 Juli 2020 Siang hari.

Korban begal berikut ialah seorang Ibu Rumah Tangga, Sauda (32) di Palembang, mengendarai sepeda motornya yang ingin menuju tujuan pulang ke rumahnya di Jl. Panca Usaha Kelurahan 5, berasal Pasar Induk Jakabaring, Palembang pada sebelumnya.

Saat ia hendak melintas pada area Jl. Pangeran Ratu Palembang ini di hari Minggu siang tersebut, lebih tepatnya lagi pada pukul 14:00 WIB, sepeda motor Sauda langsung dipepet oleh 2 orang, yang juga kendarai sepeda motor.

Bahkan banyak pemain judi bola di situs https://sbobet.digital/ yang menyarankan apabila kita berkendara motor dimalam hari lebih baik secara rombongan agar terhindar dari begal.

Dimana pembegal tersebut dalam menjalankan aksinya, sambil menggunakan helm berkaca hitam, untuk tutup wajahnya. Serta terdapat perampok yang duduk dibagian belakangan motor, langsung saja tanpa basi mengacungi senjata, berjenis pisau dengan sodorkan pada arah korban.

Begal Pengendara Motor Dekat Kantor Polisi

Begal Pengendara Motor Dekat Kantor Polisi

Untuk aksi perampok tersebut sangat nekat, dikarenakan dekat dengan pos polisi. Sayangnya, pada masa itu tidak tersedia polisi yang berjaga didalam pos itu. Karyawan salah satu toko di swalayan Induk Jakabaring Palembang itu, kaget saat pisau langsung sodorkan terhadap dirinya.

“Aku baru saja pulang dari tempat kerja, tidak lama langsung saja dipepet oleh 2 orang, salah satu dari mereka merobek tas menggunakan pisau lalu langsung merampasnya dengan paksa,” Ucap Sauda adalah korban begal, Selasa, 14 Juli 2020.

“Tidak lama aku langsung hilang kesadaran, serta pas sadar atau siuman sudah ada di klinik bidan yang tidak jauh dari lokasi aku di rampok,” Ujarnya.

Setelah para perampok tersebut berhasil mendapatkan tas korban, pelaku terus menendang sepeda motor korban, sampai ia terjatuh bersamaan dengan orangnya.

Yang sadisnya korban terjatuh bersama posisi wajah yang membentur ke bagian aspal. Dia lalu merasakan pusing yang cukup berat dan pada akhirnya pingsan. Korban juga sempat mendegar ada yang berteriak maling dilingkungan tersebut

Tas yang dirampas tersebut, oleh sang perampok tentunya hanya berisi uang senilai 100 ribu Rupiah yang pada akhirnya uang itu di deposit ke poker online. Meski barang yang tidak ambil tidak seberapa saja, namun trauma sangat dalam yang dirasakan sang korban.

Kasus Pembunuhan Anak Paling Sadis

Kriminalitas adalah hal yang banyak terjadi di seluruh dunia. Tentunya ada kasus kriminal yang sangat sadis di dunia dan tentu saja membuat banyak orang geleng-geleng kepala. Tidak sedikit kasus yang terjadi menimpa anak-anak di bawah umur. Hal ini karena lebih mudah untuk menculik anak-anak di bandingkan orang dewasa.

Berikut beberapa kasus pembunuhan anak paling sadis menurut http://www.scotland2008.org/:

Kasus Pembunuhan Anak Paling Sadis

Kasus Pembunuhan Anak Paling Sadis

Karena mudahnya penculikan kepada anak-anak tidak heran banyak kasus kriminalitas yang menimpa banyak bocah di seluruh dunia. Ada beberapa kasus kriminalitas yang membuat banyak orang geger diantaranya adalah sebagai berikut.

Kasus Etan Patz

Pada Jumat, 25 Mei 1979, untuk pertama kalinya Etan Patz tidak diantarkan ke Halte Bus yang jaraknya 2 Blok dari rumahnya. Di saat itupula dia menghilang dan tidak pulang ke rumah. Ibu Kandung dari Etan juga sempat menghubungi sahabat baik Etan namun, dari informasi yang di dapatkan di hari itu Etan tidak masuk ke sekolah. Nah, kasus ini adalah kasus penculikan yang masih menjadi misteri dan dibuka kembali pada tahun 2010.

James Patrick Bulger

Kejadian ini sangat menggemparkan Inggris di kala itu. Hal tersebut karena Robert Thompson dan Jon Venables yang masih 10 tahun melakukan kriminal dengan mencuri James Patricj Bulger yang masih 2 tahun di pusat pembelajaan yang dekat dengan casino poker ceme yang ada di kota tersebut. Kedua bocah tersebut dinyatakan sangat bersalah atas pembunuhan yang dilakukan dan sekaligus menjadikan mereka sebagai pembunuh termuda dalam sejarah di Inggris. Dari CCRV yang ada di pust pembelanjaan digambarkan 2 bocah tersebut sedang mengamati james. Nah, setelah mereka mencuri anak james robert dan Jon menyiksa dan menghabisi nyawa james. Dalam hasil otopsi James mengalami 10 keterakan di tengkoraknya karena benturan dengan besi seberat 10kg.

Kasus Angeline

Kasus Angeline adalah kasus yang termasuk sadis di Indonesia. Kejadian kriminal ini terjadi di Sanur, Bali. Dimana anak kecil yang berusia 8 tahun ini dibunuh oleh Ibu angkatnya yang kecanduan bermain slot online. dengan bantuan pembantunya. Mayat anak kecil ini di kuburkan di kandang ayam dengan kotorannya. Kecurigaan mulai terjadi ketika para guru Angeline berkunjung ke rumah Ibu angkatnya yang bernama Margaretha Magawe. Para guru melihat ada sebuah gundukan tanah yang sangat mencurigakan di kandang ayam tersebut dan kemudian di laporkan ke polisi. Sejauh ini, diketahui motif pembunuhan dikarenakan warisan.

Kasus Yuyun

Bocah yang bernama Yuyun berumur 14 tahun bernasib Naas ketika berangkat ke sekolah. Hal ini karena dia harus menempuh 1.5 km dan melewati kebun karet yang sangat sepi. Di saat itulah dia bertemu dengan 14 pelaku yang menganiayanya serta memerkosanya. Setelah di perkosa mayat Yuyun dibuang ke jurang sedalam 5 meter dan ditutupi daun. Menurut hasil visum Yuyun sudah dalam keadaan meninggal saat pemerkosaan berlangsung.

Itulah kasus yang sangat sadis dan menimpa bocah di Indonesia ataupu dunia. Semoga saja dengan berbagai kasus yang terjadi bisa membuat orang tua waspada dan selalu menjaga buah hati mereka.

Kriminal Warga Asing Di Kamboja

Kamboja pada tahun lalu hingga tahun 2019 masih melegalkan perjudian www sbobet maupun beragam jenis perjudian lainnya, hingga ketika kebijakan pemerintah menutupnya tingkat kriminal warga asing di Kamboja meningkat pesat. Berbagai warga asing yang telah datangs sejak lama untuk bekerja dalam objek perjudian ini merasa bingung & banyak kehilangan sumber penghasilannya.

Dilangsir dari angka presentase data kedutaan besar dari masing – masing negara disana, Cina & Vietnam merupakan penduduk asing terbesar datang bekerja disana. Meski beberapa sudah kembali kenegara asal, namun sebagian masih berkeliaran dengan ilegal bekerja secara diam – diam.

Kriminal Warga Asing Di Kamboja

Kriminal Warga Asing Di Kamboja

Sejak akhir tahun 2019 banyak pencurian & kasus penculikan terjadi diberbagai tempat hiburan dunia malam, diduga & beberapa telah tertangkap kalau ini dilakukan oleh banyak pendatang dari Cina. Di tempat prostitusi juga beberapa pekerja ilgal menjual barang terlarang ganja dan lain sebagainya.

Seorang warga lokal berinisial Fierra menjadi korban dari pacarnya sendiri yang bekerja di Kamboja benama Temon, dia kalah judi online dan dia memiliki gadis berusia 27 tahun ini ditemukan tewas secara mengerikan. Ketika ditemukan ditempat kejadian tubuh nya sudah termutilasi dengan bagian organ dalam yang sudah tidak lengkap.

Pelaku kejahatan kriminal bernama Temon ini ditangkap setelah seminggu menjadi buronan kepolisian di Kamboja, Phnom Penh 26 Mei 2020. Setelah di introgasi modua dari kasus kriminal pembunuhan sadis nan telah dida lakukan ini, ternyata untuk mencari uang dengan menjual oragan dalam kekasihnya kesebuha rumah sakit swasta disana.

Untuk mempertanggung jawabkan kejahatan yg telah dilakukannya, maka Temon diadili ditanah air Cina. Proses hukum diberlangsungkan di tanah airnya ini dan dihukum pidana kurungan penjara selama 39 tahun, sebab kriminal nan telah dilakukan adalah diluar negerik menjadikan waktu kurungan menjadi semakin lama. Selain itu keluarganya juga harus membayarkan denda sebesar 580 juta.

Kriminal Warga Asing Di Kamboja

Demikianlah kabar berita kejahan dan kriminal nan dapat kami liput serta sampaikan sekarang di dalam artikel terbaru kali ini. Nantikan selalu berbagai kabar terbaik dari kami, sehingga anda semakin update & was – was dari berbahai tindakan kejahatan nan mungkin juga ada disekitar kalian.